Featured Posts

thumbnail

Pengertian Startup: Usaha Rintisan Digital, Contoh, dan Ide

Pengertian Startup: Usaha Rintisan Digital
Pengertian Startup: Usaha Rintisan Digital, Contoh, dan Ide, Inspirasi.

STARTUP adalah usaha rintisan digital, yaitu sebuah usaha yang baru saja dibangun atau dalam masa rintisan.

Namun, istilah startup atau start-up atau perusahaan rintisan ini tidak berlaku untuk semua bidang usaha.

Istilah startup merujuk pada perusahaan bidang teknologi dan informasi (IT) yang berkembang di dunia internet.

Secara bahasa startup berasal dari start yang artinya mulai dan up yang artinya naik atau meningkat. Startup adalah mulai meningkat dalam pengertian memulai usaha yang nantinya akan berkembang.

Jenis bisnis atau usaha rintisan digital ini bisa beragam, misalnya seperti pengembang aplikasi, sistem pembayaran, jasa, perdagangan, dan sebagainya.

Menurut Wikipedia, perusahaan rintisan, umumnya disebut startup (atau ejaan lain yaitu start-up), merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. 

Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. 

Istilah "startup" menjadi populer secara internasional pada masa gelembung dot-com, di mana dalam periode tersebut banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan.

Contoh Usaha Rinrisan Digital Startup

Contoh usaha rintisan digital, sebagaimana dikutip  Tekno Liputan6 dari laman Tech in Asia, antara lain sebagai berikut:
  • aCommerce - Startup asal Thailand yang bergerak di bidang logistik. 
  • HappyFresh - Startup basis Jakarta dan Kuala Lumpur, bergerak di bidang pemenuhan kebutuhan sehari-hari pengguna, bahan pangan dari supermarket, lalu dikirimkan langsung ke rumah pembeli.
  • YesBoss -- layanan asisten personal berbasis SMS. Pengguna cukup menghubungi YesBoss lewat SMS untuk melakukan tugas tertentu, seperti membeli tiket konser, tiket film, atau membeli bunga. 
  • eFishery -- bergerak di bidang teknologi pengembangan budidaya ikan untuk kebutuhan komersial; menawarkan mesin pemberi makan ikan secara otomatis berdasarkan populasi dan kebutuhan makanannya.
  • Jualo --  bergerak di bidang e-commerce seperti OLX Indonesia. 
  • Fabelio --  bergerak pada bidang e-commerce, khususnya penjualan furnitur. 
  • HijUp -- bergerak di bidang penjualan keperluan fashion bernuansa Islami atau busana muslimah jilbab/kerudung. 
  • Kudo -- bergerak di bidang jasa penjualan, seperti pulsa, voucher game, termasuk makanan. 
  • Zeemi.tv -- menawarkan layanan live streaming bagi penggunanya. 
  • Bridestory -- online wedding marketplace di Indonesia bagi pasangan calon pengantin.

Di Indonesia bisnis startup atau usaha rintisan digital terus bermunculan. Bisnis eCommerce mendominasi usaha era internet. Ojek dan taksi online pun berkembang pesat. Berbagai aplikasi terus meramaikan Google Play Store.

Kaskus termasuk bisnis start-up. Anda pun bisa "menirunya", mulai dari yang sederhana, seperti membuat situs iklan gratis atau blog bisnis.

Traveloka, Blibli, Bukalapak, Lazada, dan sejenisnya merupakan bisnis startup yang berkembang dan mendominasi jagat maya di Indonesia. Raksasa media sosial Facebook pun berawal dari start-up.
 
Bagaimana memulainya? Daftar 55 New Startup Business dari Entrepreneur mungkin membantu Anda mendapatkan ide atau inspirasi memulai bisnis startup atau usaha rintisan digital atau bisnis online.

Demikian Pengertian Startup: Usaha Rintisan Digital, Contoh, dan Ide. Sukses buat bisnis Anda!

Komunikasi Praktis Updated at: Tuesday, April 25, 2017
thumbnail

Top 10 Simple SEO Friendly Responsive Fast Loading Blogger Templates

Top 10 Simple SEO Friendly Responsive Fast Loading Blogger Templates
Top 10 Simple SEO Friendly Responsive Fast Loading Blogger Templates (Themes)

BLOG makin banyak. Jumlah blog di dunia diperkirakan mencapai 200 juta. Persaingan makin ketat. Salah satu faktor sukses blogging adalah menggunakan tema, theme, atau template blogger SEO Friendly.

Tema Blog SEO Friendly adalah template atau desain yang ringan atau cepat tampil (fast loading), simple, bersih, serta responsive atau ramah seluler (mobile-friendly).

Koleksi 10 template blog berikut ini menjadi referensi Anda yang bingung memilih template. Semuanya Simple and Fast Loading Blogger Templates. Template Super 100 % SEO Friendly, User Friendly, & Mobile Friendy.

Fiturnya Auto Readmore, Breadcrumbs, Related Posts, Threaded Comments, Social Share Button, Page Navigation, dan sebagainya.
 
1. New Thesis SEO Blogger Template

New Thesis SEO Blogger Template


2. SEO Simple V3 - Simple and Fast Loading Blogger Template

SEO Simple V3 - Simple and Fast Loading Blogger Template
 
3. Sang SEO Best SEO Optimized Blogger Theme

Sang SEO

 
4. SEO Thesis Simple

SEO Thesis Simple
DEMO | DOWNLOAD


 5. Magzfil Fast Loads Blogger Theme

 Magzfil Fast Loads Blogger Theme



MagzFil - Responsive, Fast Loading, SEO and Valid HTML5 Blogger Templates

6. Jurnalistik Blogger Template  

Jurnalistik Blogger Template
 
7. CB Basic Simple Blogger Theme
 
CB Basic Simple Blogger Theme

8. Supreme Fast Loads Blogger Theme

Supreme Fast Loads Blogger Theme

9. Pink Steady Blogger Theme

Pink Steady Blogger Theme
 
 
10.  New Iwata - Simple, Responsive, Fast Loading


Template Blog SEO Friendly New Iwata - Simple, Responsive, Fast Loading


Demikian Top 10 Simple SEO Friendly Responsive Fast Loading Blogger Templates. (www.komunikasipraktis.com).*

Komunikasi Praktis Updated at: Tuesday, April 25, 2017
thumbnail

Pengertian Literasi Secara Bahasa dan Istilah

Pengertian Literasi Secara Bahasa dan Istilah
Pengertian literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis.

Di posting sebelumnya sudah dibahas Pengertian Literasi Media yang urgensinya naik seiring maraknya informasi bohong  (hoax) terutama di media sosial.

Kali ini kita ulas pengertian LITERASI saja, tanpa tambahan kata media.

Secara bahasa, literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan menulis dan membaca. Dalam bahasa Inggris, literacy artinya kemampuan membaca dan menulis (the ability to read and write) dan "kompetensi atau pengetahuan di bidang khusus" (competence or knowledge in a specified area).

Kebalikannya adalah illiteracy yang dalam bahasa Indonesi dikenal dengan istilah buta huruf atau tidak bisa membaca.

Literacy berasal dari bahasa Latin, literatus, yang berarti "a learned person" atau orang yang belajar.

Dalam bahasa Latin juga dikenal dengan istilah littera (huruf) yang artinya melibatkan penguasaan sistem-sistem tulisan dan konvensi-konvensi yang menyertainya.

Menurut kamus Merriam-Webster, Literasi berasal dari istilah latin 'literature' dan bahasa Inggris 'letter'.

Literasi adalah kualitas atau kemampuan melek huruf (aksara) yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis.

Pengertian literasi juga mencakup melek visual yaitu kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual (video/gambar).

Sebagaimana pengetrian literasi yang dikemukakan National Institute for Literacy (NIFL):

"Literasi adalah kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat." 

Education Development Center (EDC) juga menyatakan, literasi lebih dari sekadar kemampuan baca tulis. Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan keterampilan (skills) yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia.

Menurut UNESCO, pemahaman orang tentang makna literasi sangat dipengaruhi oleh penelitian akademik, institusi, konteks nasional, nilai-nilai budaya, dan  pengalaman.

Pemahaman yang paling umum dari literasi adalah seperangkat keterampilan nyata, khususnya keterampilan kognitif membaca dan menulis, yang terlepas dari konteks di mana keterampilan itu diperoleh dan dari siapa memperolehnya.

UNESCO menjelaskan, kemampuan literasi merupakan hak setiap orang dan merupakan dasar untuk belajar sepanjang hayat.

Kemampuan literasi dapat memberdayakan dan meningkatkan kualitas individu, keluarga, dan masyarakat. (www.komunikasipraktis.com).*

Rujukan
UNESCO, Understandings of literacy,  http://www.unesco.org/education/GMR2006/full/chapt6_eng.pdf
Richard Kern (2000), Literacy and Language Teaching, Oxford University Press, Sep 14, 2000.

Komunikasi Praktis Updated at: Monday, April 03, 2017
thumbnail

Template Blogger Terbaru Sesuai Trend: Fixed Header Simple dan Responsive

Trend Desain Tema Blog (Template Blogger SEO): Fixed Header Simple, Responsive Minimalis.

Template Blogger Terbaru Sesuai Trend:
BLOGGER merilis empat tema (theme/template) baru Maret 2017. Ciri khasnya antara lain fixed header simple, minimalis, dan responsive.

Tampilan demikian membuat blog menjadi bersih, simple, dan ringan (fast loading) yang disukai mesin pencari dan pembaca.

Header simple demikian memang menjadi trending desain tampilan website/blog, terutama blog atau website yang dibangun dengan Bootstrap.

Trend desain website secara umum memang minimalis, simple, tidak "menor" warna-warni yang menyilaukan mata.

Berikut ini koleksi beberapa template blogger terbaru dengan, yang sesuai dengan trend desain website/blog --menggunakan header statis dan resoponsive navigasi menu.

Template Blogger Terbaru Bawaan Blogger

Template Blogger Terbaru Bawaan Blogger.
Gratis. Ada di Dashboard Blogger. Tinggal Pasang.

Borne Note - Simple & Clean

Borne Note - Simple & Clean


SEO Fast Blogger Template

SEO Fast Blogger Template



Sorbet Blogger Template

Sorbet Blogger Template


CheerUp - Minimal & Responsive Blogger Template

CheerUp - Minimal & Responsive Blogger Template


Semi AMP - Template Blogger SEO Friendly dengan Sentuhan AMP

Semi AMP - Template Blogger SEO Friendly dengan Sentuhan AMP


Alexis Blogger Template

Alexis Blogger Template


Usha - Simple Responsive Blogger Template

Usha - Simple Responsive Blogger Template


FlexMag Responsive Blog/Magazine Blogger Template

FlexMag Responsive Blog/Magazine Blogger Template


CB Basic - Simple Responsive Blogger Theme

CB Basic - Simple Responsive Blogger Theme


New Iwata - Simple, Responsive, Fast Loading

New Iwata - Simple, Responsive, Fast Loading


Template blogger berbasis Bootstrap bisa didownload di Bootstrap Slug atau Bootstrap Blogger Template. Tema blogger berbasia AMP bisa dicek di AMP Bloggr Themes. (www.komunikasipraktis.com).*

Komunikasi Praktis Updated at: Friday, March 31, 2017
thumbnail

Meta Tags SEO Friendly untuk Pengoptimalan Mesin Pencari Blogger

Meta Tags SEO Friendly
Cara Memasang Meta Tags SEO Friendly untuk Pengoptimalan Mesin Pencari di Template Blogger

Meta Tags SEO Friendly berikut ini untuk Pengoptimalan Mesin Pencari bagi Blogger yang menggunakan template blog bawaan blogger.

Jika Anda menggunakan template SEO Friendly, apalagi template premium, biasanya meta tags-nya sudah dioptimalkan, tak perlu diubah lagi.

Berikut ini Meta Tags sederhana, namun SEO Friendly atau membuat blog Anda akan lebih mudah dan cepat terindeks Google, sehingga blog Anda banyak pengunjung karena tampil di halaman satu.

Cara Memasang Meta Tags SEO Friendly di Blogger

1. Di Dashboard blog Anda, klik "Theme" > Klik "Edit HTML"
2. Di bagian atas kode, tepatnya di bawah kode    

<b:include data='blog' name='all-head-content'/>

ada kode ini:

<title><data:blog.pageTitle/>

3. Nah, hapus dan ganti kode tersebut dengan kode berikut ini:

    <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<title><data:blog.pageTitle/> ~ Deskripsi Singkat Blog Anda </title>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;error_page&quot;'>
<title><data:blog.pageName/> ~ <data:blog.title/></title>
<b:else/>
<title>404 ~ Page Not Found!</title>
</b:if>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.homepageUrl == data:blog.url'><meta expr:content='data:blog.title' name='keywords'/></b:if>  
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><meta expr:content='data:blog.pageName' name='keywords'/></b:if>
<b:if cond='data:blog.postImageUrl'>
<meta expr:content='data:blog.postImageUrl' property='og:image'/>
<b:else/>
<meta content='https://3.bp.blogspot.com/-H5Mp_-GswLY/WLAmXs-KOhI/AAAAAAAAc2M/YuNKn9hSvc0UT9mHu3nZNIilleyq_EfAwCLcB/s320/contoh-blog-seo-keren.JPG' property='og:image'/>
</b:if>
<meta content='APP_ID_FACEBOOK_ANDA' property='fb:app_id'/>

4. Save!

Demikian Meta Tags SEO Friendly untuk Pengoptimalan Mesin Pencari di Template Blogger. Tidak usah "lebay" dengan bangak sekali kode meta tags.

Cukup pasang meta tag seo friendly yang di atas, ditambah Pedoman Webmaster Google, dan fokus ke konten berkualiats sebagaimana Panduan Konten Google. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

Komunikasi Praktis Updated at: Thursday, March 02, 2017
thumbnail

Mayoritas Situs Berita (Media Online) Langgar Kaidah Jurnalistik

Mayoritas Situs Berita (Media Online) Langgar Kaidah Jurnalistik
Mayoritas Media Online atau Situs Berita melanggar kaidah jurnalistik. Dari sekitar 2000 media online, hanya sektar 211 media yang pemberitaanya sesuai dengan kaidah jurnalistik dan layak sebagai perusahaan pers.

Demikian dikemukakan anggota Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo, Rabu (20/1/2016).

"Saat ini ada sekitar 2.000 media online. Tetapi yang sesuai dengan kaidah jurnalistik dan mempunyai kelayakan sebagai perusahaan hanya sekitar 211 media," katanya dikutip detik.com.

Dikemukakan, di zaman Orba, SIUP sebanyak 180 saja. Menjelang pemilu 1999 berkembang menjadi 1.600 media. "Setelah pemilu berguguran. Kini hanya sekitar ada 900 media yang bertahan hidup," ujarnya.

Namun, suburnya media baru, juga membuka persoalan baru. "Penerapan etika jurnalistik dan independensi media dalam pemberitaan menjadi perhatian," tegasnya.

Dewan Pers mengimbau agar mereka yang mengaku media memenuhi standar kaidah jurnalistik. Dewan Pers juga mencatat, media yang memenuhi syarat perusahaan di Indonesia berjumlah 1.771.

Data yang dikemukakan Dewan Pers di atas harus menjadi catatan manajemen dan wartawan media online. Pengabaian kaidah jurnalistik akan menjadi bumerang bagi media sendiri, antara lain hilangnya kepercayaan publik dan ketiadaan kredibilitas.

Media massa yang tidak mendapatkan kepercayaan dan tidak kredibel, lambat-laun akan ditinggalkan pembaca dan gulung tikar.

Diabaikannya kaidah jurnalistik oleh mayoritas media online kemungkinan disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:

1. Minim Skills dan Wawasan Jurnalistik

Minimnya pengetahuan dan keterampilan wartawan atau pengelola tentang jurnalistik menjadi faktor utama dibaiakannya kaidah jurnalistik dalam pemberitaan.

2. Perubahan Misi Media: Media Jurnalistik ke Media Propaganda

Jika faktor pertama gugur, artinya manajemen dan wartawan memiliki pengetahuan dan keterampilan mumpuni tentang jurnalisme, maka faktor kedua inilah yang menyebabkan diabaikannya kaidah jurnalistik, yakni perubahan misi dan fungsi media dari media jurnalistik menjadi media propaganda.

Perubahan fungsi itu akan membuat pemberitaan bukan lagi sekadar memberikan informasi (to inform), tapi juga menggiring opini dan memengaruhi (to influence).

Akibat perubahan misi ini, pemberitaan media tidak lagi berimbang (balance) atau meliput dua pihak secara berimbang (covering both side), bahkan banyak melakukan framing.

Perubahan fungsi media dari jurnalistik ke propaganda disebabkan dikendalikannya media oleh rezim, kelompok kepentingan, atau kekuatan politik tertentu, sehingga media menjadi corong propaganda, bukan lagi media jurnalisme yang memihak kepada publik.

Kaidah jurnalistik jurnalistik juga sering diabaikan akibat penulisan berita yang bertujuan mendapatkan klik, trafik, atau pageviews situs --dikenal dengan jurnalisme umpan klik (clickbait journalism) yang kini identik dengan jurnalistik online dan membahayakan masa depan jurnalisme.

Pengertian Kaidah Jurnalistik

Kaidah jurnalistik adalah teknik dan kode etik jurnalistik, seperti formula penulisan berita 5W+1H plus formula piramida terbalik dan bahasa jurnalistik, serta etika penulisan berita seperti berimbang, faktual, dan akurat.

Kaidah jurnalistik tercantum dalam Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Siber, juga dijelaskan dalam Elemen Jurnalisme.

Contoh kaidah jurnalistik antara lain formulasi  Accuracy, Balance, Clarity (ABC) dalam penulisan atau penyajian berita:
  • Accuracy (Akurasi): faktual, bukan informasi bohong (hoax), cek dan ricek terhadap data yang diperoleh, dan data yang dipublikasikan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Balance (Keseimbangan): tidak berat sebelah atau hanya menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain. 
  • Clarity (Kejelasan): mudah dimengerti, tidak menimbulkan pengertian atau persepsi ganda, serta lugas sebagaimana prinsip bahasa jurnalistik atau bahasa media/bahasa pers.

Verifikasi media dan barcode yang diterapkan kepada media oleh Dewan Pers, mestinya diikuti oleh peningkatan kualitas wartawan. Media penganjut jurnalisme umpan klik dan media yang cenderung menjadi alat propaganda, mestinya tidak lolos verifikasi sebagai media pers. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

Komunikasi Praktis Updated at: Tuesday, February 07, 2017
Subscribe via Email