Featured Posts

thumbnail

Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia

Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia - Universitas Negeri dan Swasta. 

Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia
Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia berikut ini untuk kategori Universitas Negeri dan Swasta.

Jika Anda mengetik kata kunci Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia  di Google, maka akan muncul banyak link yang mencantumkan daftar Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia.

Admin sarankan, bukalah link yang mengarah ke situs terpercaya, misalnya situs berita ternama yang biasanya memuat Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia berdasarkan hasil survei atau riset.

Penghargaan "The Best School of Communication" (Sekolah Terbaik Komunikasi) yang biasa diberikan Majalah Mix Marketing juga cukup membantu menemukan Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia.

Fikom Unpad, misalnya, sudah berkali-kali mendapatkan penghargaan sebagai Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia versi majalah tersebut.

Daftar Jurusan Ilmu komunikasi Terbaik di Indonenesia

Jurusan Ilmu Komunikasi terbaik adalah jurusan komunikasi yang mendapatkan Akreditasi A di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Berikut ini Daftar Jurusan Komunikasi Akreditasi A dalam Data Tahun 2017 di halaman resmi BAN-PT. Daftar berikut ini bukan susunan peringkat karena semuanya Akreditasi A.
  1. Universitas Padjadjaran
  2. Universitas Diponegoro
  3. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  4. Universitas Sumatera Utara
  5. Universitas Kristen Petra
  6. Universitas Bhayangkara Surabaya
  7. Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Lspr
  8. Universitas Sebelas Maret
  9. Universitas Telkom
  10. Universitas Gunadarma
  11. Universitas Tarumanagara

Kampus PT Islam
Untuk kampus perguruan tinggi Islam, jurusan komunikasi terbaik (Akreditasi A) di data 2017 hanya ada dua:
  • Universitas Ibn Khaldun Bogor (Komunikasi Dan Penyiaran Islam)
  • Universitas Islam Negeri Walisongo ((Komunikasi Dan Penyiaran Islam)
Jurusan Ilmu Komunikasi biasanya terdiri dari Program Studi atau Konsentrasi:
  1. Jurnalistik
  2. Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR)
  3. Penyiaran (Broadcasting) - Radio/TV
Sarjana Ilmu Komunikasi atau lulusan jurusan ini diharapkan menguasai jurnalistik/humas/penyiaran secara teoretis dan --terutama-- praktis, yakni menjadi wartawan, reporter, editor, fotografer, kameraman, humas, penyiar/presenter andal.

Daftar Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia di atas bisa menjadi pertimbangan bagi Anda yang ingin terjun di bidang media atau menjadi pakar komunikasi.

Jurusan Komunikasi di perguruan tinggi lainnya, yang tidak masuk dalam daftar di atas, masih terakreditasi B atau C --silakan cek di laman ban-pt. Makanya belum masuk kategori terbaik dalam postingan ini.

Biasanya, penilaian BAN-PT terutama didasarkan pada:
  1. Kurikulum
  2. Dosen
  3. Fasilitas atau Lab
Kurikulum yang ada harus sesuai dengan kebutuhan akademis dan praktis sarjana komunikasi sehingga siap pakai atau menguasai ilmu komunikasi secara praktis dan teoretis.

Dosen Jurusan Komunikasi harus kompeten di bidangnya. Karena komunikasi itu ilmu terapan, maka dosen komunikasi yang baik adalah yang berlatar belakang praktisi (wartawan, penyiar, fotografer, videografer/kameramen, sineas, dll.).

Fasilitas atau lab yang harus ada antara lain Lab Radio (Radio Kampus), Lab TV (TV Kampus), Lab Fotografi, dan Lab Film.

Pastikan kampus yang Anda pilih terakreditasi A, minimal B. Pastikan juga dosennya banyak praktisi dan ada labnya. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

Komunikasi Praktis Updated at: Wednesday, January 17, 2018
thumbnail

Cara Menulis di Website: Scannable Text

Cara Menulis di Website - Scannable Text agar Mudah Dipindai dan Dipahami


Sumber gambar: http://www.msfrankel.com/webdesign_2013/web_type.html
Tulisan di website harus mudah dipindai. Sajian tulisan harus berupa teks yang mudah dipindai (Scannable Text) karena pembaca online itu memindai (scan), bukan membaca (read).

Demikian panduan menulis di media online (website, blog, emai, media sosial) agar mudah dipahami. Admin sudah mengulasnya di posting Cara Menulis Konten Website & Blog.

Intinya, sajian teks atau naskah tulisan di website dan media online lainnya harus berbeda dengan sajian naskah di media cetak.

Tulisan di website juga harus berbeda dengan format tulisan surat atau makalah ilmiah. Itu semua agar naskah tampil scannable sehingga mudah dicerna dan dipahami.

Berikut ini update atau "penyegaran" tentang Cara Menulis di Wesbsite agar Scannable Text. Admin kutip dari laman University of Wisconsin

Cara Menulis di Wesbsite: Scannable Text

Cara orang membaca halaman web jauh berbeda dengan cara mereka membaca teks di media cetak - mereka memindai. 

Berikut adalah beberapa tip menulis yang memastikan bahwa orang mendapatkan hasil maksimal dari apa yang Anda tulis:
  • Highlight atau sorot teks dalam paragraf dengan huruf tebal atau miring, jangan garisbawahi (pengguna menduga teks yang digarisbawahi sebagai hyperlink)
  • Buat teks hyperlink yang bermakna - hindari penggunaan kata "Klik Disini" (avoid "Click here")
  • Gunakan sub-judul untuk memenggal naskah panjang
  • Masukkan daftar bullet atau nomor (bulleted or numbered lists)
  • Satu ide per paragraf (pengguna lebih mudah menangkap gagasan yang ada awal paragraf)
  • Tulislah dengan gaya piramida terbalik -- mulailah dengan kesimpulan, diikuti oleh informasi pendukung yang paling penting, dan akhiri dengan memberi latar belakang
  • Ringkas -- cobalah gunakan setengah jumlah kata dari tulis konvensional (cetak)
  • Jangan gunakan semua huruf kapotal (Do not use all caps). Selain sulit dibaca, kata-kata dengan huruf kapital dianggap kasar. Kata dengan huruf kapital setara teriakan (shouting)
Baca Juga: Hindari Judul Tulisan Semua KAPITAL

Cara Menulis di Website agar Scannable Text di atas juga berlaku untuk menulis postingan blog, email, menulis update status panjang di Facebook atau Instagram, dan media online pada umumnya.

Cara Menulis di Website: Scannable Text

Cara Menulis di Website: Scannable Text


Contoh Tulisan Scannable Text

Cara Menulis di Website: Scannable Text


Komunikasi Praktis Updated at: Saturday, January 06, 2018
thumbnail

Pengertian dan Jenis-Jenis Jurnalistik

Pengertian dan Jenis-Jenis Jurnalistik
Pengertian Jurnalistik dan Jenis-Jenis Jurnalistik Saat Ini.

Pengertian Jurnalistik

Jurnalistik adalah proses, keahlian, dan ilmu tentang penulisan berita untuk dipublikasikan di media massa.

Aktivitas jurnalistik dimulai dengan peliputan peristiwa, wawancara, atau riset data (studi literatur) untuk mengumpulkan data/fakta sebagai bahan berita, lalu disusun dalam naskah berita.

Jenis-Jenis Jurnalistik Berdasarkan Media

Jenis-Jenis Jurnalistik diklasifikasikan berdasarkan media yang digunakan dan gaya atau "ideologi" pemberitaan.

Berdasarkan Media, Jenis-Jenis Jurnalistik dibagi menjadi tiga kategori:

1. Jurnalistik Cetak -- yaitu jurnalistik yang menggunakan media massa cetak sebagai media publikasi --suratkabar/koran, tabloid, majalah.

2. Jurnalistik Elektronik, yaitu jurnalistik yang menggunakan media elektronik sebagai media publikasinya --radio, televisi, dan film. 

Jurnalistik Elektronik dibagi lagi menjadi:
  • Jurnalistik Radio -- program berita di radio siaran.
  • Jurnalistik Televisi  -- program berita di televisi.
  • Jurnalistik Film -- pemberitaan melalui film, misalnya film dokumenter.
Jurnalistik Radio dan Jurnalistik Televisi disebut juga Jurnalistik Penyiaran (Broadcast Journalism).

3. Jurnalistik Online, yaitu jurnalistik yang menggunakan internet sebagai media publikasi yang dikenal dengan sebutan media online, media daring, media siber, situs berita, atau portal berita (news portal).

Jurnalistik Online disebut juga Jurnalisme Daring (Dalam Jaringan), Website Journalism, Digital Journalism, Internet Journalism, dan Multimedia Journalism.

Jenis-Jenis Jurnalistik Berdasarkan Gaya dan Ideologi

Berdasarkan Gaya, Ruang Lingkup Pemberitaan, dan Ideologi, jenis-jenis jurnalistik sangat beragam, antara lain sebagai berikut:

1. Citizen Journalism (Jurnalisme Warga).

Jurnalisme Warga adalah proses jurnalistik atau pemberitaan yang dilakukan oleh warga biasa (bukan wartawan profesional) yang disebarkan melalui media komunitas, blog, atau media sosial.

Citizen Journalism (CJ) juga dikenal dengan nama lain:
  • Participatory Journalism
  • Netizen Journalism
  • Open Source Journalism
  • Grassroot Journalism.

2. Yellow Journalism (Jurnalisme Kuning)

Jurnalisme Kuning adalah jenis jurnalisme yang berupaya untuk menciptakan kesan-kesan sensasional dengan judul-judul bombastis yang mengundang perhatian dan menimbulkan rasa penasaran.

Dari Jurnalisme Kuning ini muncul istilah Koran Kuning (Yellow Papers), yaitu media yang membuat judul-judul berita bombastis, tetapi isinya tidak sesuai dengan judul.

Jurnalisme Kuning disebut juga Sex and Crime Journalism, yaitu jurnalistik yang mengutamakan pemberitaan tentang seks dan kriminalitas alias dunia hitam.

Karena ruang lingkup pemberitaannya seputar dunia hitam, maka jurnalistik kuning disebut juga Jurnalisme Got (Gutter Journalism) karena merambah "dunia kotor" layaknya got.

3. Peace Jouyrnalism (Jurnalisme Damai)

Jurnalisme Damai atau Jurnalistik Perdamaian adalah jurnalistik yang pemberitaannya mendorong pihak-pihak yang berperang atau terlibat konflik.

Jurnalisme damai menunjukkan kerugian akibat perang dan berusaha membentuk opini pentingnya perdamaian. Jurnalisme damai mementingkan empati kepada para korban.

4. War Journalism (Jurnalisme Perang)

Jurnalisme Perang adalah kebalikan dari jurnalise damai, yakni jenis jurnalisme yang menyampaikan informasi yang bersifat provokatif dan memanaskan situasi. 

Jurnalisme Perang fokus terhadap jalannya konflik dan kekerasan. Dalam beritanya digambarkan bagaimana penyiksaan yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang berperang. 

5. Jurnalisme Kepiting
Istilah Jurnalisme Kepiting dipopulerkan oleh wartawan senior Rosihan Anwar untuk menggambarkan kebijakan redaksi Kompas yang diterapkan terjang pendirinya, Jakob Oetama.

Jurnalisme jenis ini mengajak pembaca diajak "berputar-putar dulu" ketika membaca berita atau opini, cenderung mengambil sikap hati-hati dalam pemberitaan, agar tidak dianggap bertentangan dengan kepentingan penguasa.

Jurnalisme kepiting adalah jurnalisme yang juga mementingkan “jalan tengah” (jalan aman).

6. Jazz Journalism (Jurnalisme Jazz)

Jurnalisme Jazz  adalah jurnalistik yang menerapkan berita sensasi pendek atau hal yang sedang booming di masyarakat. Bahasanya dibuat begitu ringan yang penting bebas asal populer.

Jurnalisme Jazz mengangkat isu-isu seperti skandal seks, kekerasan, dan uang dengan penekanan pada fotografi. Jurnalisme Jazz disebut juga "Jurnalisme Tabloid", yaitu media tabloid yang biasanya mengangkat tema selebritas dan menyajikan feature dan banyak foto.

7. Adversary Journalism/Adversarial Journalism (Jurnalisme Oposisi)

Jurnalisme Oposisi disebut juga Jurnalisme Anjing Penjaga (Watchdog Journalism) dan Jurnalisme Aktivis (Activist Journalism).

Jurnalisme Oposisi adalah jurnalistik yang fokus pada pemberitaan yang berisi kritik terhadap setiap kebijakan pemerintah atau perilaku pejabat negara.

8. Jurnalisme Partisan 

Jurnalistik Partisan yaitu jurnalistik yang fokus memberitakan hal-hal yang baik saja dari sebuah kelompok, organisasi, partai politik, atau pemerintah.

Media yang menjadi corong atau media propanda pemerintah menganut jurnalistik ini --berpihak pada salah satu kelompok atau kekuatan tertentu.

9. Checkbook Journalism. 

Istilah ini merujuk pada jurnalisme yang membayar narasumber untuk mendapatkan informasi atau bahan pemberitaan.

10. Crusade Journalism. 

Jurnalistik Perag Suci adalah jurnalistik yang mengusung misi penyebaran nilai-nilai tertentu atau menggiring opini pembaca dengan pemilihan isu dan narasumber.

Jurnalisme Dakwah atau Jurnalistik Islam, dengan media-media yang fokus pada pemberitaan tentang Islam dan Kaum Muslim, masuk dalam kategori Crusade Journalism.

11. Advocacy Journalism (Jurnalisme Advokasi)

Jurnalisme Advokasi adalah jenis jurnalisme yang mengedepankan sudut pandang subjektif terhadap isu atau peristiwa.

Advocacy journalism is a genre of journalism that intentionally and transparently adopts a non-objective viewpoint, usually for some social or political purpose. Because it is intended to be factual, it is distinguished from propaganda. (Wikipedia)

12. Immersion Journalism

Immersion Journalism --disebut juga teknik immerse reporting-- yaitu gaya peliputan dan pemberitaan di mana reporter seakan-akan "menyusup" dalam cerita yang sedang dikerjakannya.

Secara bahasa, immersion artinya larut atau lebur. Jurnalistik immersion merujuk pada sikap wartawan yang "larut" dalam peristiwa yang diliputnya, sehingga memunculkan keberpihakan pada subjek berita yang ditulisnya.

Jurnalistik demikian juga disebut Journalism of Attachment (Jurnalisme Keterikatan). Wartawan merasa simpati pada pihak tertentu yang menjadi korban ketidakadilan atau kezaliman.

Misalnya, wartawan peliput perang di Palestina simpati pada penderitaan Muslim Palestina sehingga beritanya (sengaja atau tidak) “memihak” Muslim Palestina.

Dalam Wikipedia disebutkan, jurnalisme immersion adalah gaya jurnalisme yang mirip dengan “gonzo journalism”, yaitu gaya jurnalisme yang “merinci pengalaman individu” dari perspektif sangat pribadi.

Jenis-Jenis Jurnalistik Online

Jenis-Jenis Jurnalistik kini diperkaya seiring dengan muncul dan berkembangnya jurnalistik online, yaitu pemberitaan melalui media internet.

Jenis-Jenis Jurnalistik dalam kategori Online antara lain:

1. Social Media Journalism (Jurnalisme Media Sosial).

Jurnalisme Media Sosial adalah jurnalistik yang menjadikan media sosial sebagai sumber berita dan/atau menjadikan media sosial --sepeti Facebook, Twitter, dan Instagram-- sebagai media publikasi.

2. Clickbait Journalism (Jurnalisme Umpan Klik).

Jurnalisme Umpan Klik yaitu jurnalisme yang dipraktikkan media online (situs berita) dengan membuat judul-judul yang memancing klik dari pengguna internet.

Jurnalisme Umpan Klik membuat judul-judul berita yang membuat penasaran pembaca. Baca: Media Pelopor Jurnalisme Umpan Klik.

3. Mobile Journalism (Jurnalisme Seluler)

Mobile Journalism --disingkat Mojo-- yaitu jurnalisme yang proses peliputan, produksi, editing, dan penyebarluasan beritanya dilakukan melalui perangkat seluler (handphone/smartphone).

Demikian sekitas Pengertian dan Jenis-Jenis Jurnalistik. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

Sumber: Kamus Jurnalistik, Asep Syamsul M. Romli (Simbiosa Bandung, 2015); Jurnalistik Online, Asep Syamsul M. Romli (Nuansa Cendikia Bandung, 2013), Jurnalistik Terapan, ASM Romli (BATIC Press Bandung, 2000).*

Komunikasi Praktis Updated at: Saturday, December 16, 2017
thumbnail

Judul Clickbait Tribunnews Sudah Keterlaluan Menipu Pembacanya

Judul Clickbait Tribunnews Sudah Keterlaluan Menipu Pembacanya
Judul Clickbait Tribunnews Sudah Keterlaluan Menipu Pembacanya.

Tribunnews, termasuk Tribun Jabar, sudah dikenal sebagai pelopor judul-judul umpan klick (clickbait headline).

Demi trafik, jumlah kunjungan, atau pageviews, situs berita penganut jurnalisme umpan klik (clickbait journalism) yang setara dengan koran kuning (yellow journalism) ini tidak segan-segan membuat judul yang membuat penasaran pembacanya.

Setelah diklik, pembaca akan tertipu karena isi berita tidak semenarik judulnya. Selain sangat jauh dari kaidah jurnalistik yang baik, Tribunnews memberikan pelajaran buruk bagi para mahasiswa jurnalistik dengan judul-judul berita yang memanipulasi atau menipu pembacanya.

Terbaru, Selasa (12/12/2017), laman Tribun Jabar menurunkan berita umpan klik yang benar-benar keterlaluan. Judul dan isi sama sekali berbeda: Persib Bandung Pastikan Ikut Piala Gubernur Kaltim

Apa isi beritanya? Ini kutipan lengkapnya:

Persib Bandung Pastikan Ikut Piala Gubernur Kaltim
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S Taryono, tidak muluk-muluk mengenai target di Piala Presiden 2018.
Pria yang juga seorang pengacara ini hanya menargetkan Persib dalam tahap persiapan menjelang Liga 1 bergulir.
"Saya kira mungkin lebih dalam tahap persiapan, tapi tentunya kita doakan kalaupun dalam tahap persiapan menuju ke Liga," ujarnya di Graha Persib, Minggu (10/12/2017).
Walaupun hanya dalam tahap persiapan, Kuswara S Taryono berharap, Persib bisa meraih hasil maksimal.
Piala Presiden sendiri rencananya akan bergulir pada bulan Januari 2018 mendatang.
Menurut keterangan dari Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono, Piala Presiden edisi ketiga ini akan mulai pada tanggal 6 Januari.
Selain itu, Teddy memastikan Persib akan ikut serta di gelaran turnamen yang dimulai pada tahun 2015 tersebut.
"Persib pasti ikut Piala Presiden," katanya beberapa waktu lalu.(*)

Tidak ada satu pun kata "Piala Gubernur Kaltim" dalam tubuh berita (news body). Jelas, ini kebohongan publik, penipuan, dan Dewan Pers harus bertindak.

Tribunnews memang berhasil menjadi situs berita terbanyak dikunjungi menurut Alexa, tapi unique visitornya masih kalah jauh dari detik.com.

Yang mengherankan, Dewan Pers atau pihak berwenang di bidang pemberitaan diam saja dengan fenomena judul umpan klik yang dianut Tribunnews dan banyak diikuti situs berita lainnya ini.

Anda yang "terbiasa tertipu" dengan laman Tribunnews sudah pasti lebih tahu dan lebih berpengalaman, bagaimana situs berita Grup Kompas ini menipu pembaca demi trafik. Bukan saja menipu pembaca, tapi juga membuat berita dalam multiplepage (dibagi jadi beberapa halaman).

Bagaimana, Dewan Pers? Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

Komunikasi Praktis Updated at: Wednesday, December 13, 2017
Subscribe via Email
Copyright © Komunikasi Praktis. All rights reserved. New Johny Wuss Template by Contoh Blog & Creating Website
Web Partners: Romeltea Media - Blog Romeltea - Risalah Islam - Info Bandung. Member of BATIC Media Network