Stylish Featured Post Image for Blogger - Metro UI Style

Posted by

Stylish Featured Post Image for Blogger
BERIKUT ini cara membuat Stylish Featured Post Image (Conten Slide) for Blogger -- dikenal dengan Metro UI Featured Post Widget Style.

Featured Post berfungsi menampilkan posting (tulisan) yang "diunggulkan" di halaman depan (home, homepage, beranda). Anda bisa menggantinya, misalnya, setiap minggu. Ada empat posting yang bisa ditampilkan di Featured Post ini.

KP anjurkan memilihi Featured Post yang non-slider karena slider tidak user friendly juga tidak seo friendly. Jadi, pilih saja Featured Image Post yang statis seperti yang dipasang di Metro Simple Blogger Template. (Lihat DEMO)

Cara Memasang Stylish Featured Post Image for Blogger - Metro UI Style:

1. Di Blogger Dashboard, klik "Template" > "Edit HTML"

2.  Cari (Ctrl+F) kode <b:section class='main' id='main' showaddelement='no'>
3. Ganti dengan kode  <b:section class='main' id='main' showaddelement='yes'> atau ubah "no" menjadi "yes".

4. Cari (Ctrl+F) kode ]]></b:skin>  dan Copy+Paste kode CSS berikut ini di atasnya:

#featured-post a{color:#fff}
#featured-post ul{list-style:none;padding:0}
#featured-post ul li{padding:2px 0 0 2px;float:left;clear:none;width:183px}
#featured-post .item-content{background:transparent}
#featured-post .item-thumbnail{background:transparent}
#featured-post .item-content img{width:183px;height:183px}
#featured-post .item-title{line-height:1.3em;font-size:90%;min-height:50px;max-height:50px;;opacity:0.75;background:#000;margin:-63px 0 1px;padding:5px;color:#fff;overflow:hidden}
#featured-post ul li:first-child{height:250px!important;width:250px!important;padding:2px 0 0!important}
#featured-post ul li:first-child img{height:250px!important;width:250px!important}
#featured-post ul li:first-child + li + li + li{width:368px!important;height:64px!important;overflow:hidden}
#featured-post ul li:first-child + li + li + li img{width:368px!important;height:368px!important}
#featured-post ul li:first-child + li + li + li div.item-title{margin:-373px 0 5px;padding-right:60px;min-height:56px;max-height:56px;opacity:0.90;background: #000 url('https://lh6.googleusercontent.com/-XE052qluJF4/T5WdnWYnAmI/AAAAAAAAJTg/yzMM76rYjkI/s48/Arrow%2520Right.png')  305px 7px no-repeat!important}
#featured-post ul li:first-child + li + li + li div.item-title a{font-size:16px;line-height:1.2em}

5. Save Template!
6. Kembali ke Dashboard Blog
7. Klik "Layout" > klik "Add a Gadget" yang ada di atas kotak "Blog Post".

tambahkan gadget

8. Pilih "HTML/Javascript", lalu Copy+Paste kode berikut ini:

html javascript


<div id="featured-post">
<ul>

<li>
<div class="item-content">
<div class="item-thumbnail">
<a href="#"><img src="http://4.bp.blogspot.com/-jyTdPw4eyG0/U_Ip28AZPRI/AAAAAAAAACw/68dFiAv8hxk/s1600/Humas%2B-%2BPR.jpg" /> </a></div>
<div class="item-title">
<a href="#">Komunikasi Humas - Dasar Keahlian Humas PR Instansi</a></div></div></li>

<li>
<div class="item-content">
<div class="item-thumbnail">
<a href="#"><img src="http://3.bp.blogspot.com/-L1UXT2oy0AU/U_Ipek170hI/AAAAAAAAACo/gjKXv1elT5k/s1600/Email%2Bsaat%2Bliburan%2Bdapat%2Bdihapus.jpg" /> </a></div>
<div class="item-title">
<a href="#">Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet</a></div></div></li>

<li>
<div class="item-content">
<div class="item-thumbnail">
<a href="#"><img src="http://2.bp.blogspot.com/-g7XD9vqj00Q/U_InczJ-zVI/AAAAAAAAACc/ApanvbXzgDY/s1600/media%2Bbaru.jpeg" /> </a></div>
<div class="item-title">
<a href="#">Komunikasi Media - Komunikasi Melalui Media Massa</a></div></div></li>

<li>
<div class="item-content">
<div class="item-thumbnail">
<a href="#"><img src="http://4.bp.blogspot.com/-cW8Q5W5A58Y/U_InAb0mfuI/AAAAAAAAACU/1TMJpSRoZyA/s1600/jurnalistik%2B-%2Bjurnalisme.png" /> </a></div>
<div class="item-title">
<a href="#">Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit</a></div></div></li>
</ul></div>

Catatan:
1. Ganti tanda pagar (#) berwarna merah dengan URL/Permalink Posting Anda.
2. Ganti URL Gambar yang berwarna merah dengan URL Image Anda.
3. Ganti juga judul posting yang berwarna merah dengan Judul Tulisan Anda.

TAHAP KEDUA
Setelah selesai, Featured Post Content/Image sudah muncul. Namun, ia akan muncul di setiap halaman bukan? Bagaimana agar hanya muncul di halaman depan (home) saja? Ini caranya:

1. Template > Edit HTML
2.  Cari kode <b:section class='main' id='main' showaddelement='yes'>. Akan terlihat Widget Type HTML dengan ID HTML dengan nomor, misalnya HTML5.

3. Tambahkan Tag Kondisional agar Featured Post ini hanya muncul pada halaman depan. Tambahkan kode yang berwarna merah, posisinya persis seperti ini:

<b:widget id='HTML5' locked='false' title='' type='HTML'> 
<b:includable id='main'> 
<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'> 
<!-- only display title if it's non-empty --> 
<b:if cond='data:title != &quot;&quot;'> 
<h2 class='title'><data:title/></h2> 
</b:if> 
<div class='widget-content'> 
<data:content/> </div> 
<b:include name='quickedit'/> 
</b:if> 
</b:includable> 
</b:widget>

4. Hapus kode <b:include name='quickedit'/> !!!

5. Save Template!

Demikian cara memasang Stylish Featured Post Image for Blogger - Metro UI Style di blog blogspot Anda. Good Luck! (www.komunikasipraktis.com).*

Kode Etik Siaran Radio

Posted by

Kode Etik Siaran Radio
Kode Etik Siaran Radio berikut ini dikutip dari Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) yang ditetapkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Yang dimaksud dengan Penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran.

Siaran adalah pesan atau rangkaian pesan dalam bentuk suara, gambar, atau suara dan gambar atau yang berbentuk grafis, karakter, baik yang bersifat interaktif maupun tidak, yang dapat diterimamelalui perangkat penerima siaran.

Program siaran adalah program yang berisi pesan atau rangkaian pesan dalam bentuk suara, gambar, suara dan gambar, atau yang berbentuk grafis atau karakter, baik yang bersifat interaktif maupun tidak, yang disiarkan oleh lembaga penyiaran.

Jenis-Jenis Program Siaran
Dalam P3 SPS disebutkan jenis-jenis program siaran radio sebagai berikut:

  1. Program faktual adalah program siaran yang menyajikan fakta nonfiksi.
  2. Program nonfaktual adalah program siaran yang menyajikan fiksi, yang berisi ekspresi seni dan budaya serta rekayasa dan/atau imajinasi dari pengalaman individu dan/atau kelompok. 
  3. Program Layanan Publik adalah program faktual yang diproduksi dan disiarkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial lembaga penyiaran kepada masyarakat.
  4. Program Siaran Jurnalistik adalah program yang berisi berita dan/atau informasi yang ditujukan untuk kepentingan publik berdasarkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS).
  5. Program lokal adalah program siaran dengan muatan lokal yang mencakup program siaran jurnalistik, program siaran faktual, dan program siaran nonfaktual dalam rangka pengembangan potensi daerah setempat serta dikerjakan dan diproduksi oleh sumber daya dan lembaga penyiaran daerah setempat.
  6. Program asing adalah program siaran yang berasal dari luar negeri.
  7. Program kuis, undian berhadiah, dan permainan berhadiah lainnya adalah program siaran berupa perlombaan, adu ketangkasan, adu cepat menjawab pertanyaan, undian, dan permainan lain yang menjanjikan hadiah.
  8. Siaran iklan adalah siaran informasi yang bersifat komersial dan layanan masyarakat tentang tersedianya jasa, barang, dan gagasan yang dapat dimanfaatkan oleh khalayak dengan atau tanpa imbalan kepada lembaga penyiaran yang bersangkutan. 
  9. Siaran iklan niaga adalah siaran iklan komersial yang disiarkan melalui penyiaran radio atau televisi dengan tujuan memperkenalkan, memasyarakatkan, dan/atau mempromosikan barang atau jasa kepada khalayak sasaran untuk mempengaruhi konsumen agar menggunakan produk yang ditawarkan.
  10. Siaran iklan layanan masyarakat (ILM) adalah siaran iklan nonkomersial yang disiarkan melalui penyiaran radio atau televisi dengan tujuan memperkenalkan, memasyarakatkan, dan/atau mempromosikan gagasan, cita-cita, anjuran, dan/atau pesan-pesan lainnya kepada masyarakat untuk mempengaruhi khalayak agar berbuat dan/atau bertingkah laku sesuai dengan pesan iklan tersebut.
  11. Progam siaran berlangganan adalah program yang berisi pesan atau rangkaian pesan dalam bentuk suara, gambar, atau suara dan gambar atau yang berbentuk grafis atau karakter yang disiarkan oleh lembaga penyiaran berlangganan. 
  12. Program penggalangan dana adalah program siaran yang bertujuan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat yang diperuntukkan bagi kegiatan sosial.

Kode Etik Siaran Radio

  1. Wajib menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan yang mencakup keberagaman budaya, usia, gender, dan/atau kehidupan sosial ekonomi.
  2. Tidak boleh menyajikan program yang merendahkan, mempertentangkan dan/atau melecehkan suku, agama, ras, dan antargolongan yang mencakup keberagaman budaya, usia, gender, dan/atau kehidupan sosial ekonomi.
  3. Dalam memproduksi dan/atau menyiarkan sebuah program siaran yang berisi tentang keunikan suatu budaya dan/atau kehidupan sosial masyarakat tertentu wajib mempertimbangkan kemungkinan munculnya ketidaknyamanan khalayak atas program siaran tersebut.
  4. Wajib menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat.
  5. Wajib memperhatikan etika profesi yang dimiliki oleh profesi tertentu yang ditampilkan dalam isi siaran agar tidak merugikan dan menimbulkan dampak negatif di masyarakat.
  6. Wajib memperhatikan kemanfaatan dan perlindungan untuk kepentingan publik.
  7. Wajib menjaga independensi dan netralitas isi siaran dalam setiap program siaran.
  8. Wajib menyiarkan program siaran layanan publik.
  9. Wajib memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada anak dengan menyiarkan program siaran pada waktu yang tepat sesuai dengan penggolongan program siaran.
  10. Wajib memperhatikan kepentingan anak dalam setiap aspek produksi siaran.
  11. Wajib menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik, antara lain: akurat, berimbang, adil, tidak beritikad buruk, tidak menghasut dan menyesatkan, tidak mencampuradukkan fakta dan opini pribadi, tidak menonjolkan unsur sadistis, tidak mempertentangkan suku, agama, ras dan antargolongan, serta tidak membuat berita bohong, fitnah, dan cabul.

Tips Menulis di Media Online: Don’t Bury the Lead!

Posted by

Tips Menulis di Media Online: Don’t Bury the Lead!
Tips Menulis di Media Online (Situs Web, Website, Blog, Internet): Don’t Bury the Lead!

UNGKAPAN "Don’t Bury the Lead" sering kita temukan saat searching soal tips menulis di media onlie --situs web/blog. 

Istilah "don't bury the lead" berasal dari jurnalisme. Dalam sebuah berita, "lead" (teras) adalah kalimat pertama yang secara ringkas menyampaikan poin utama atau inti berita. 

Lead yang baik juga akan terpancing ("hook") dan termotivasi untuk membaca hingga tuntas.

Idealnya, pembaca harus bisa langsung memahami inti berita saat memindai (scan) kalimat pertama atau kedua.

"Bury the Lead" sendiri artinya menyembunyikan, mengubur, atau memendam hal penting dalam teras atau kalimat pertama.

Tips Menulis di Media Online: Don’t Bury the Lead! semakna dengan konsep "piramida terbalik" (inverted pyramid/Upside Down Pyramid), yakni mengedepankan fakta terpenting di bagian awal naskah berita.

Kita harus mengemukakan poin penting di bagian awal (atas). Jangan paksa pembaca untuk membaca dua atau tiga alinea (paragraf) untuk memahami maksud atau inti tulisan.

Jika Anda mengemukakan hal terpenting di tengah atau di alinea keempat, misalnya, maka Anda akan kehilangan kesempatan membuat pembaca "betah" mengunjungi website Anda.

Paragraf pertama adalah tempat Anda menjelaskan mengapa Anda meminta perhatian seseorang dan menunjukkan alasan kenapa pembaca harus membaca tulisan Anda. Kemukakan latar belakang, detail, dan informasi pendukung di alinea kedua, ketiga, dan seterusnya.

Pembaca memiliki banyak pilihan untuk menentukan berita/tulisan mana yang hendak dibaca di media online. Saat Anda mempublikasikan sebuah konten, Anda bersaing menarik perhatian dengan ribuan orang. (www.komunikasipraktis.com).*

Referensi:

  1. http://www.addthis.com/blog/2014/10/30/dont-bury-the-lead-when-you-write-content-strategy/
  2. http://laurabrowncommunications.com/dont-bury-the-lead/

Anggaran Promisi Dihapus? Optimalkan Wesite dan Media Sosial!

Posted by

Optimalkan Wesite dan Media Sosial
PEMERINTAH berencana menghapus anggaran promosi di setiap kementerian. Pasalnya, seperti diberitakan detik.com, pos anggaran promosi dinilai tidak berjalan efektif. 

Presiden Joko Widodon (Jokowi) langsung yang menyatakan akan menghapus anggaran promosi tersebut.

"Enggak ada lagi anggaran promosi di setiap kementerian," kata Presiden Jokowi saat berbicara di depan Kompas 100 CEO Forum di Hotel Four Seasons, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Jokowi ingin bagian promosi akan dikelola oleh satu badan saja. Badan inilah yang nama dan teknis pengerjaannya masih terus digodok.

Selama ini Jokowi menilai setiap kementerian malah berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya koordinasi. Belum lagi perangai dari pegawai kementerian yang disebut Jokowi bermental proyek.

"Karena mereka orientasi proyek, kalau sudah foto-foto, SPJ, sudah 'kan gitu," sindirnya.

Dipastikan, anggaran tiap kementerian akan berkurang untuk promosi yang biasanya dilakukan oleh bagian Humas (PR).

Namun, jika memang ingin gencar berpromosi, tipa Humas Kementerian tak usah khawatir. Pasalnya, mereka bisa memanfaatkan situs web kementerian dan akun media sosialnya (media online).

Syaratnya, staf humas kementerian piawai menulis dan mengelola website serta media sosialnya (media online). Maka, diperlukan SDM dengan skill menulis dan memahami dunia blogging dan media sosial.

Optimalisasi website instansi dan media sosial sebenarnya sudah diperintahkan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sejak 2008. Namun, masih banyak instansi, termasuk kementerian, yang "lalai" melaksanakan amanat UU tersebut.

Masih banyak --kalau tidak kebanyakan-- website instansi/kementerian yang jarang di-update. Padahal, website dan media sosial merupakan sarana promosi dan penyebaran informasi terbaik di era internet sekarang ini. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with our website!

Copyright © 2014 Komunikasi Praktis. All rights reserved. Theme by Bloggertheme9. Edited by Romeltea Media. Links: Rumah Komunikasi
back to top