Komunikasi Massa: Pengertian, Karakteristik, dan Fungsi

komunikasi massa
Ilustrasi:slideshare.net
Komunikasi Massa (Mass Communications) adalah proses penyampaian pesan (informasi, gagasan) kepada orang banyak (publik) melalui media.

Komunikasi massa disebut juga Komunikasi Media Massa (Mass Media Communication) dan Communicating with Media (berkomunikasi melalui media massa), yakni media cetak (suratkabar, majalah, tabloid), media elektronik (radio/televisi), dan media siber (cyber media media online, internet).

Media Massa sendiri singkatan dari Media Komunikasi Massa, yaitu saluran penyampaian pesan kepada publik.

Definisi Komunikasi Massa

Definisi komunikasi massa yang paling sederhana dan populer dikemukakan oleh John R. Bittner: komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang.

"Mass communication is messages communicated through a mass medium to a large number of people".

Definisi komunikasi massa yang lebih rinci dikemukakan oleh ahli komunikasi lain, yaitu George Gebner. Menurutnya, komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang berkesinambungan serta paling luas dimiliki orang dalam masnyarakat industri.

Dapat disimpulkan, komunikasi massa adalah komunikasi yang menggunakan media massa dalam penyampaian informasi yang ditujukan kepada orang banyak (publik) dan diterima secara serentak.

Karakteristik Komunikasi Massa 

Elizabeth Noelle Neuman (1983:92) menyebutkan empat tanda pokok dalam komunikasi massa:
1. Komunikasi massa bersifat tidak langsung.
2. Komunikasi massa bersifat satu arah.
3. Komunikasi massa bersifat terbuka.
4. Memiliki publik yang secara geografis tersebar.

Nurudin dalam Pengantar Komunikasi Massa (2004: 19) menyebutkan ciri-ciri dari komunikasi massa sebagai berikut:
1. Komunikator Melembaga
2. Komunikasi dalam Komunikasi Massa Bersifat Heterogen
3. Pesannya Bersifat Umum.
4. Komunikasi Berlangsung Satu Arah
5. Komunikasi Massa Menimbulkan Keserempakan
6. Komunikasi Massa Mengandalkan Peralatan Teknis
7. Komunikasi Massa Dikontrol oleh Gatekeeper

Fungsi Komunikasi Massa 

Menurut Dominick (2001), fungsi komunikasi massa adalah
  • surveillance (pengawasan)
  • interpretation (penafsiran)
  • linkage (keterkaitan)
  • transmission of values (penyebaran nilai)
  • entertainment (hiburan).
Fungsi komunikasi massa terpopuler tercantum dalam UU No. 40/1999 tentang Pers, yaitu:
- Menyampaikan informasi (to inform)
- Mendidik (to educate)
- Menghibur (to entertain)
- Melakukan pengawasan sosial (social control)

Efek Komunikasi Massa 

Setiap proses komunikasi mempunyai dampak atau hasil akhir yang disebut dengan efek. Efek muncul dari seseorang yang menerima pesan komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

Menurut Donald K. Robert, efek hanyalah perubahan perilaku manusia setelah diterpa pesan media massa”. Oleh karena fokusnya pesan, maka efek harus berkaitan dengan pesan yang disampaikan media massa (Ardianto, 2004:48).

Menurut Onong Uchyana Effendy (2006), yang termasuk dalam efek komunikasi massa adalah:
  • Efek Kognitif (Cognitive effect) --pengetahuan.
  • Efek Afektif (Affective effect) --perasaan, emosi.
  • Efek Konatif atau Efek Behavioral (Behavioral effect) --perilaku.
Demikian ringkasan pengertian, karakteristik, dan fungsi serta efek komunikasi massa yang diolah dari berbagai sumber. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

» Thanks for reading: Komunikasi Massa: Pengertian, Karakteristik, dan Fungsi
Previous
« Prev Post
Komunikasi Praktis Updated at: Thursday, April 16, 2015

1 comments:

  1. Bolehkah saya minta dicantumkan Daftar Pustaka dari sumber-sumber yang digunakan? Trims.

    ReplyDelete

Komentar Spam dan yang menyertakan alamat blog atau link aktif tidak akan muncul.

Subscribe via Email