Pengertian Komunikasi Perusahaan & Bedanya dengan Humas (PR)

Related Posts

Tulisan berikut ini menjelaskan pengertian Komunikasi Perusahaan ata Komunikasi Korporat (Corporate Communication), ruang lingkupnya, dan perbedaannya dengan Humas (PR).


Pengertian Komunikasi Perusahaan
Pengertian Komunikasi Perusahaan. Image: citadelmagnus.com

Komunikasi Perusahaan atau Komunikasi Korporat (Corporate Communication) adalah kegiatan komunikasi internal dan eksternal di sebuah perusahaan.

Istilah Corporate Communications (Corcom) muncul setelah era 1970-an ketika terjadi embargo minyak oleh beberapa negara Arab.

Corcomm menjadi salah satu ujung tombak dalam menjaga citra perusahaan di mata publik dan stakeholders, termasuk pemegang saham dan pemerintah.

Corporate Communication memiliki definisi yang sama dengan Public Relations (PR) atau Hubungan Masyarakat (Humas). Corporate Communication pun menjalankan fungsi-fungsi PR yang sudah kita ketahui.

Pengertian Komunikasi Perusahaan



Pengertian Komunikasi Perusahaan

Corporate communication adalah bagian dari seluruh organisasi. Komunikasi perusahaan adalah pesan yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan, badan, atau lembaga untuk publiknya.

"Publik" dapat baik internal (karyawan, stakeholder, dan pemegang saham yaitu saham) dan eksternal (lembaga, mitra saluran, media, pemerintah, badan industri dan lembaga, masyarakat pendidikan dan umum).

Cees van Riel and Charles Fombrun (2007) mendefinisikan Corporate Communication sebagai berikut:

Corporate Communication is the set of activities involved in managing and orchestrating all internal and external communications aimed at creating favorable starting points with stakeholders on which the company depends.

Corporate Communicaion adalah himpunan kegiatan yang terlibat dalam mengelola dan mendalangi semua komunikasi internal dan eksternal yang bertujuan untuk menciptakan titik awal menguntungkan dengan para pemangku kepentingan pada perusahaan yang tergantung.

Dalam buku Corporate Communication A Guide to Theory and Practice, Joep Cornelissen mendefinisikan Corporate Communication sebagai fungsi manajemen dalam koordinasi komunikasi internal dan eksternal.

Corporate Communication is a management function that offers a  framework for the effective coordination of all internal and external communication with the overall purpose of establishing and maintaining  favourable reputations with stakeholder groups upon which the organizazion is dependent.”

Singkatnya, Komunikasi Korporat (Corcom) adaah fungsi manajemen yang bertujuan untuk menciptakan komunikasi yang efektif di internal dan eksternal organisasi

Fungsi & Ruang Lingkup Komunikasi Perusahaan

Corporate Communication mempunyai tugas menjaga kepuasan stakeholders, termasuk pemegang saham dan pemerintah.

Corporate Communication bertanggung jawab terhadap pencegahan dan pemecahan krisis yang dapat mematikan perusahaan.

Ruang lingkup Corcom mulai dari menjalin komunikasi internal dan eksternal, menjaga reputasi perusahaan, mempromosikan produk, mengawasi program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) maupun mencegah krisis yang mungkin terjadi.

Departemen Corporate Communication merupakan ‘payung’ yang membawahi berbagai aspek komunikasi, termasuk Public Relations (PR)/hubungan dengan media, komunikasi internal, hubungan dengan investor, hubungan dengan masyarakat (CSR), maupun hubungan dengan pemerintah. Singkatnya, CSR dan PR/Humas berada di bawah Corporate Communication.

Corporate Communication sekarang sering digunakan untuk menyebut fungsi Public Relations di banyak organisasi/perusahaan/instansi.

Komunikasi korporat adalah kajian baru bagi bidang manajemen dan komunikasi
bisnis, tapi, sudah muncul sejak abad 20 di jurusan komunikasi dan jurnalistik, di bawah kajian PR
atau public affairs.

Temuan Elving dkk (2012) menunjukkan bahwa PR, manajemen komunikasi, dan komunikasi korporat adalah istilah dengan fungsi yang sama, yaitu membuat annual report, brand strategy, communication policy dan strategy, community relations, corporate identity, philanthropy (citizenship), crisis and emergency, employee relations, executive speeches, internet site, intranet site, issues management, media relations, PR, crisis communication, dan reputation management.

Menurut survei- survei terakhir, corporate communication mengawasi fungsi-fungsi komunikasi yang terdiri dari:
  1. Komunikasi internal/ eksternal
  2. Mengatur reputasi dan merek perusahaan
  3. Merekrut dan mempertahankan bakat-bakat unggul
  4. Meluncurkan produk
  5. Mengembangkan strategi perusahaan
  6. Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)
  7. Menaikkan persepsi investor/ analis
  8. Mengatasi krisis

Paul A. Argenti (2010) menjelaskan fungsi-fungsi corporate communication sebagai berikut :

1. Identitas, Citra, Reputasi
2. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan / CSR
3. Hubungan Media
4. Komunikasi Pemasaran
5. Sistem Komunikasi Internal
6. Hubungan investor
7. Hubungan Pemerintah
8. Komunikasi Krisis

Demikian Pengertian Komunikasi Perusahaan & Bedanya dengan Humas (PR). (www.komunikasipraktis.com).

Sumber: 
  • Kefkin, Frank. 2003. Public Relations, Fifth Edition. Jakarta : Erlangga. Cornelissen. 2011.
  • Corporate Communication A Guide to Theory and Practice, Third Edition. New Delhi : Publication India.
  • Argenti, Paul A. (2010). Komunikasi Korporasi,Edisi 5 (Putri Laila Idris, Penerjemah). Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

» Thanks for reading: Pengertian Komunikasi Perusahaan & Bedanya dengan Humas (PR)   edit post
Previous
« Prev Post
Komunikasi Praktis Updated at: Sunday, January 20, 2019

0 comments:

Post a Comment

Komentar Spam dan yang menyertakan alamat blog atau link aktif tidak akan muncul.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © Komunikasi Praktis. All rights reserved. New Johny Wuss Template by Contoh Blog & Maskolis
Web Partners: Romeltea Media - Blog Romeltea - Risalah Islam - Info Bandung. Member of BATIC Media Network