Pengertian dan Sejarah Internet

Komunikasi Praktis | Join us on Facebook

Apa Itu Internet? Internet sulit didefinisikan, meskipun mudah dikenali dan kita menggunakannya sehari-hari. Berikut ini ulasan tentang pengertian dan sejarah internet yang melahirkan komunikasi online.

Pengertian dan Sejarah Internet

Pengertian Internet

Internet merupakan singkatan dari interconnected network atau jaringan yang saling terhubung. Ada juga yang menyebutkan internet singkatan dari international network.

Per definisi, berbagai literatur menyebutkan internet adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung atau kumpulan komputer yang terhubung satu sama lain dalam sebuah jaringan global.

Internet is defined as a connected group of computer networks allowing for electronic communication. (Your Dictionary)

Komputer dalam jaringan internet menjangkau jutaan orang di seluruh dunia. Misi awalnya adalah menyediakan sarana bagi para peneliti untuk mengakses data dari sejumlah sumber daya perangkat keras komputer.

Kini internet telah berkembang menjadi ajang komunikasi yang sangat cepat dan efektif, sehingga telah menyimpang jauh dari misi awalnya.

Dewasa ini, internet telah menjadi sedemikian besar dan berdaya sebagai alat informasi dan komunikasi yang tak dapat kita abaikan (LaQuey, 1997:1).

Seperti dikemukan LaQuey, kini perkembangan penggunaan internet sudah semakin luas dan mencakup berbagai kalangan.

Sejarah Internet

Internet tercipta oleh suatu ledakan tak terduga tahun 1969, yaitu dengan lahirnya ARPANET, suatu proyek eksperimen dari Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, bernama DARPA (Department of Defense Advanced Research Project Agency).

Misi awalnya sederhana, yaitu mencoba menggali teknologi jaringan yang dapat menghubungkan para peneliti dengan berbagai sumber daya yang jauh, seperti komputer dan pangkalan data yang besar.

Keberhasilan ARPANET membantu membudidayakan sejumlah jaringan lainnya, yang kemudian menjadi saling berhubungan.

Dua puluh lima tahun kemudian, sistem ini berevolusi menjadi suatu “organisme” yang semakin luas perkembangannya yang mencakup puluhan juta orang dan ribuan jaringan (LaQuey, 1997:2, Reddick dan King, 1996:109).

Menurut LaQuey, sebagaian besar pengguna melukiskan internet (atau “Net”) sebagai suatu “jaringan dari jaringan”; pertumbuhannya tak pernah berhenti. internet tidak hanya menghubungkan Anda dengan sebuah komputer lain, tetapi juga menghubungkan Anda dengan semua komputer lainnya, yang juga tersambung ke Internet.

Namun, janganlah Anda membayangkan Internet sebagai semacam himpunan komputer. Internet adalah semacam jagat raya yang terus menerus berkembang, memiliki geografi, “cuaca”, dan budaya sendiri.

Dalam bola dunia cyber ini, berbagai orang dari penjuru dunia berkomunikasi melalui zona waktu yang berbeda tanpa saling bertatap muka, dan informasinya tersedia selama 24 jam sehari dari ribuan tempat. (Kini melalui teleconference atau interaktif bisa melakukan tatap muka dari masingmasing lensa video yang dipasang pada komputer).

Internet terus berkembang. Pertumbuhan dan kelarisan internet ini perlu dipahami.

Di satu sisi, internet dapat dibandingkan dengan perkembangan mesin faks pada akhir dasawarsa 1980-an. “Sistem faks” yang mendunia itu tidaklah dibangun dalam waktu semalam; ia berkembang dari beberapa mesin faks di sini dan di sana.

Ketika kalangan bisnis mulai menyadari akan manfaat dan daya gunanya, kehadiran berbagai mesin faks menjadi hal yang lumrah. Nilai setiap mesin faks terus meningkat dan semakin mudah pula memperolehnya.

Internet merupakan jaringan komputer terbesar di dunia, dan dilihat dari segi jumlah jaringan merupakan orang dan sumberdaya yang tersambungkan.

Internet terus menjadi semakin besar, dan karena itu, semakin “bernilai”, katakanlah, setiap menit (LaQuey. 1997:2-3).

Komunikasi, yang membedakan internet dan jaringan global lainnya dari teknologi komunikasi tradisional, ungkap LaQuey (1997), adalah tingkat interaksi dan kecepatan yang dapat dinikmati pengguna untuk menyiarkan pesannya.

Tak ada medium yang memberi setiap penggunanya kemampuan untuk berkomunikasi secara seketika dengan ribuan orang.

Informasi penting tersedia di internet jumlahnya terus meningkat. Ini mencakup berbagai arsip gratis dan arsip umum, katalog perpustakaan, layanan pemerintah, dan berbagai pangkalan-data komersial. Internet, ibarat cairan yang berubah setiap detik, begitu beritanya mengalir, maka pandangan yang berbeda, laporan, dan aneka pendapat mengairi berbagai arsip dan forum.

Perkakas pelacak canggih, dengan nama seperti Gopher, World Wide Webb, dan WAIS, dapat membantu Anda membawa pulang semua sumber daya ini.

Menurut Reddick dan King (1996), situs-situs yang ditempati Gopher (sering dinamakan “lubang”- holes-Gopher) umumnya menawarkan akses yang mudah pada sumber-sumber internet lainnya.

Timeline Sejarah Internet

Berikut adalah poin-poin penting dalam sejarah internet, hingga menjadi aspek pembentuk peradaban modern kita saat ini.

1969: Internet dicetuskan 

Pada Oktober 1969, peneliti-peneliti di Universitas California di Los Angeles (UCLA) berupaya untuk mengirimkan data dari satu komputer ke komputer lain. 

Mereka berupaya untuk mengirimkan tiga huruf, yaitu 'LOG', ke komputer kedua dalam bentuk kode biner, dimana komputer kedua nantinya akan menambahkan dua huruf lagi, sehingga menjadi 'LOGIN'.

Suksesnya penelitian tersebut melahirkan proyek ARPANET, yang dikembangkan dan ditujukan untuk keperluan militer Amerika Serikat. Sistem yang dinyatakan sebagai pendahulu internet tersebut semakin bertumbuh, dari yang sebelumnya hanya menghubungkan 4 komputer, menjadi 13 pada 1970. Pada 1981, telah ada 231 komputer yang terhubung dalam jaringan ARPANET.

1971: Surat elektronik pertama

Ray Tomlinson, seorang Amerika, pada tahun 1971, mengirimkan surat elektronik pertama menggunakan ARPANET, dan mencetuskan penggunaan simbol '@' dalam alamat surel kita saat ini. Simbol '@' digunakan untuk memisahkan nama pengguna, dengan jaringan yang sedang digunakan.
Simbol "@" pada alamat email pertama kali digunakan pada 1971 (Unsplash)

1983: Komunikasi antar jaringan

Sebelumnya, agar dua komputer dapat berkomunikasi satu sama lain dalam satu jaringan, diperlukan semacam 'protokol' berupa rangkaian tahapan, yang ditentukan oleh pengatur komunikasi. Pada 1970, Robert Kahn, dan Vinton Cerf, mengembangkan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memungkinkan pertukaran data dilakukan bukan hanya dalam komputer dengan jaringan yang sama, melainkan juga dalam jaringan berbeda. 

Penggunaan TCP/IP masih digunakan hingga hari ini. ARPANET mengadopsi teknologi ini pada 1 Januari 1983, memungkinkan hubungan dengan jaringan komputer lain seperti Universitas. Pada poin inilah, internet ada dalam wujudnya yang kita kenal sekarang.

1990: Lahirnya WWW

WWW dicetuskan oleh Tim Berners- Lee pada 12 Maret 1989, yang saat itu bekerja untuk lab fisika CERN (Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir). Ia mengusulkan sistem manajemen informasi yang terdesentralisasi.

Pada saat itu, CERN memiliki ribuan karyawan, dan semakin banyak dengan masuknya karyawan baru. Sangat sulit untuk mendapatkan informasi yang mungkin berkaitan, tetapi tidak diketahui, karena tempat penyimpanan yang berbeda tempat.

Usulnya adalah sistem koneksi hypertext, serta pencarian menggunakan kata kunci, yang dihubungkan dengan informasi-informasi terkait.

Sulitnya bertukar menyampaikan file berbeda di dalam institusi menyebabkan Tim Berners- Lee  mencetuskan sistem hypertext yang menjadi awal mula internet publik.

Pada tahun 1990, Robert Cailliau dari Belgia membantu mengembangkan usul Berners-Lee. Penemuan ini didasarkan pada dua pilar, yaitu: bahasa pemograman HTML, yang memungkinkan keberadaan website, serta protokol pertukaran hypertext HTTP, yang memungkinkan pengguna meminta, dan menerima laman yang diinginkan.

Sistem ini kemudian disebarluaskan pada April tahun 1993, dan semakin populer seiring rilisnya Mosaic pada bulan November. Mosaic merupakan situs pencari (search engine) pertama. Jumlah situs yang dapat diakses, kemudian meledak dari beberapa juta di awal 1990, menjadi 400 juta pada tahun 2000.

2000an: Jejaring sosial, dan perangkat mobile

Tahun 2000 mulai menjadi titik penggunaan jejaring sosial. Jejaring sosial mulai diciptakan pada tahun 2003, hingga setahun kemudian, Mark Zuckerberg menciptakan Thefacebook.com yang awalnya ditujukan untuk menghubungkan mahasiswa-mahasiswa Harvard. Facebook kemudian berkembang menjadi salah satu raksasa media sosial dengan sekitar 2,3 miliar pengguna.

Pada tahun 2007, Apple mengguncang dunia dengan iPhone, dan memulai tren ponsel pintar yang kita ketahui hari ini, sementara selama 10 tahun, layanan berlanggan untuk mobile broadband telah meningkat dari 268 juta, menjadi 4,2 miliar di seluruh dunia.

Internet dan Media

Internet melahirkan jurnalisme online dan media online.

Dalam penerbitan media massa cetak, misalnya, Majalah Berita Mingguan Tempo sempat dibredel oleh Rezim Orde Baru, muncul Tempo Interaktif; Tabloid Detik diberangus, muncul Detikcom.

Kalangan surat kabar dan majalah umum sudah melengkapi berita-beritanya selain di kertas dapat diakses melalui internet. Kalangan lain yang memakai internet, praktisi Humas (PR), industri televisi, artis, para pendidik (guru atau dosen), pengelola perpustakaan, penggemar komputer, dan pengusaha.

Beraneka ragam motif mereka memakai internet, mulai dari sekadar tidak mau dianggap orang gagap teknologi; hanya ingin menyalurkan nilai rekreatif, yakni kesenangan melakukan chating internet, seperti banyak dilakukan oleh pelajar atau mahasiswa yang demam mengunjungi warung internet (sekadar berkomunikasi yang tak ada ujung pangkalnya, say hello, pacaran, sekadar mencari teman gaul, dan sebagainya).

Mereka melakukan chating ini bisa sampai berjam-jam; atau hanya ingin mengakses situs-situs pornografi, seperti majalah Playboy, May Fair, dan majalah sejenis lainnya.

Ada pula kalangan yang memang ingin mengakses internet untuk hal-hal yang produktif, seperti pengusaha yang mencari peluang bisnis, dosen dan peneliti yang mengakses jurnal ilmiah untuk pengembangan ilmunya.

Berbagai media massa cetak kini banyak menyajikan berita atau artikelnya tentang internet, mulai dari pengenalan internet, penggunaannya, dampaknya, sampai prediksi akan munculnya suatu komunitas kota baru yang dipertautkan (disatukan) oleh internet. Misalnya, muncul Cyber Bandung (kota Bandung sebagai komunitas internet).

Menurut LaQuey, nilai yang ditawarkan internet dapat dikiaskan sebagai sistem jalan raya dengan transportasi berkecepatan tinggi yang memperpendek waktu perjalanan Anda.

Atau dapat juga diibaratkan sebuah perpustakaan yang dapat Anda kunjungi setiap saat, dengan kelengkapan buku, sumber informasi, dan kemungkinan penelusuran informasi yang tak terbatas. Atau juga, sebagai sebuah jamuan pesta semalam suntuk dengan penerima tamu ramah yang siap menyambut kehadiran Anda setiap saat.

Demikian pengertian dan sejarah Internet. (www.komunikasipraktis.com).

Sumber: 

  • Public Relations on the Net: Sebuah Perspektif Baru Humas Elvinaro Ardianto, Mediator, Vol. 2 No.1 2001. 
  • https://inet.detik.com/cyberlife/d-4713807/sejarah-internet-dan-perkembangannya-hingga-kini
  • https://www.internetsociety.org/internet/history-internet/brief-history-internet/
  • https://www.forbes.com/sites/gilpress/2015/01/02/a-very-short-history-of-the-internet-and-the-web-2/#11b52ac77a4e

» Thanks for reading: Pengertian dan Sejarah Internet   edit post
Previous
« Prev Post

0 comments on Pengertian dan Sejarah Internet

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © Komunikasi Praktis. All rights reserved. New Johny Wuss Template by Contoh Blog & Maskolis
Web Partners: Romeltea Media - Blog Romeltea - Risalah Islam - Info Bandung. Member of BATIC Media Network