Pengertian Talkshow di Program Acara Radio, Televisi, dan Podcast

Talk Show merupakan salah satu acara di radio, televisi, juga podcast. Berikut ini Pengertian Talkshow dan Tipsnya.


Pengertian Talkshow di Program Acara Radio, Televisi, dan Podcast


Informasi merupakan salah satu daya tarik radio dan televisi, juga media lainnya. Salah satu program acara di radio/TV adalah talksow.

Di radio, acara ini disebut juga "radio talkshow" atau "chatshow" (pertunjukan obrolan). Radio merupakan salah satu media massa elektronik atau media penyiaran (broadcasting) yang menggunakan sistem audio (suara) tertua yang masih berkembang dan digunakan oleh masyarakat sampai dengan sekarang.

Keunggulan radio dibandingkan media lainnya antara lain ekonomis (hemat biaya), mudah dijangkau, bisa didengar di mana saja dan kapan saja tanpa memerlukan waktu dan tempat yang khusus. 

Talkshow merupakan suatu obrolan atau perbincangan yang menyampaikan suatu informasi oleh narasumber yang dipandu seorang pembawa acara atau penyiar yang nantinya akan ada sesi tanya jawab baik itu secara tatap muka (face to face) atau telepon (by phone). 

Dalam upaya pencapaian progam talkshow untuk menjadi salah satu progam favorit bagi pendengar, maka produser dan penyiar radio harus bekerja sama dalam merancang serta memberikan ide topik berbincangan semenarik mungkin dengan memancing isu dan pertanyaan yang disampaikan bagi pendengar serta menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya, supaya para pendengar radio bisa bertanya langsung kepada narasumber tersebut melalui telepon, SMS, WhatsApp, dll.

Talkshow merupakan suatu bentuk penyampaian informasi dengan tukar-menukar pikiran dengan mengangkat topik yang berkembang atau yang lagi hangat-hangatnya diperbincangkan dengan menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya masing-masing.

Sehingga para pendengar radio bisa berinteraksi langsung dengan narasumber baik via telepon atau sms untuk menanyakan langsung kepada narasumbernya. 

Pengertian Talkshow

Talkshow adalah ungkapan bahasa Inggris yang berasal dari dua kata: talk dan show. Talk artinya obrolan, pembicaraan, atau perbincangan.  Sedangkan show artinya tontonan, pertunjukan, atau pameran.

Secara bahasa, pengertian talkshow adalah pertunjukan obrolan berupa tanya jawab antara presenter dengan narasumber. Acara ini identik dengan atau dialog atau bahkan debat dengan adu argumentasi.

Dalam bahasa Indonesia, talkshow disebut gelar wicara. Menurut KBBI, gelar wicara atau talkshow adalah "acara bincang-bincang di televisi atau radio yang dilakukan dalam suatu panel yang terdiri atas beberapa tokoh dan dipandu oleh pembawa acara; tayang bincang".

Dengan demikian, talkshow berarti pertunjukan orang-orang yang sedang ngobrol tentang topik tertentu. 

Dalam bahasa Inggris, talkshow  biasa disebut chat show dengan makna yang sama.

Talkshow adalah sebuah program televisi atau radio dimana seseorang ataupun grup berkumpul bersama untuk mendiskusikan berbagai hal topik dengan suasana santai tapi serius, yang dipandu oleh seorang moderator. 

Kadangkala, Talkshow menghadirkan tamu berkelompok yang ingin mempelajari berbagai pengalaman hebat. Di lain hal juga, seorang tamu dihadirkan oleh moderator untuk berbagi pengalaman. 

Acara Talkshow biasanya diikuti dengan menerima telpon dari para pendengar/penonton yang berada di rumah, mobil, ataupun ditempat lain.

Talkshow pada saat ini menjadi primadona, sebab bisa disiarkan secara langsung/interaktif dan atraktif. Ditambah lagi dengan sifatnya yang menghibur (entertainment), karena “keharusan” sifat berita radio, yang sampai saat ini mengundang kontroversi. 

Entertainment sebenarnya bukan sekedar berarti menghibur, melainkan dinamis dan hidup. Oleh karena itu, peran pemandu/moderator sangat menentukan sukses atau tidaknya suatu acara.

Fred Wibowo memberikan definisi talkshow sebagai program pembicaraan tiga orang atau lebih mengenai suatu permasalahan. 

Dalam program ini masingmasing tokoh yang diundang dapat saling berbicara mengemukakan pendapat dan presenter bertindak sebagai moderator yang kadang-kadang juga melontarkan pendapat atau membagi pembicaraan.

Pengertian talkshow menurut Farlex (2005) dalam The Free Dictionary adalah sebuah acara televisi atau radio, yang mana orang terkemuka, seperti seorang ahli dalam bidang tertentu, berpartisipasi dalam diskusi atau diwawancarai dan kadangkala menjawab pertanyaan dari pemirsa atau pendengar).

Menurut Morissan ( 2008:28) program talkshow atau perbincangan adalah program yang menampilkan satu atau beberapa orang untuk membahas suatu topik tertentu yang dipandu oleh seorang pembawa acara (host). 

Mereka yang diundang adalah orang-orang yang berpengalaman langsung dengan peristiwa atau topik yang diperbincangkan atau mereka yang ahli dalam masalah yang tengah dibahas.

Menurut Eva Arifin dalam Broadcasting to be Broadcaster ((2010), program talkshow adalah acara program interaktif, atau dialog, di mana brocasting televisi menghadirkan seorang tokoh masyarakat, di bidang politik, kesehatan, ekonomi, psikologi yang berkaitan dengan tema acara yang disajikan pada talk show tersebut.

Tips: Kunci Sukses Talkshow

Salah satu kunci sukses talkshow ada pada host atau pembawa acara (penyiar/presenter) yang sesuai dengan tone dan warna talkshow.

Host talkshow harus mampu mendorong interaksi langsung antara penyiar, narasumber, dan pendengar. 

1. Pahami topik

Penyiar harus mengenal narasumber dan memahami tema atau topik. Ia bisa membaca berbagai referensi tentang topik yang diangkat. Memahami topik akan membuat talkshow mengalir lancar.

2. Siapkan daftar pertanyaan

Penyiar bisa saja tanpa menyiapkan daftar pertanyaan tertulis, sebagaimana sering dilakukan pakar media, Wimar Witoelar. Ia tak pernah membuat daftar pertanyaan untuk talkshownya. 

Hal ini bisa saja dilakukan. Sepanjang penyiar memiliki kreativitas untuk mengatur pertanyaan-pertanyaan yang hendak diajukannya. Sehingga ia tak mengalami kehabisan bahan pertanyaan yang membuat penyiar mengalami blank.

Paling tidak untuk sebuah talkshow yang berhasil, sebaiknya disiapkan pointers pertanyaan mendasar yang bisa menggiring narasumber mengungkapkan fakta dan pendapat.

Namun untuk penyiar pemula, sebaiknya memang disiapkan daftar pertanyaan. Hal ini tidak menjadi masalah. Karena di radio, penampilan kita tak terlihat. Jadi, membaca pertanyaan pun bukanlah hal yang tabu.

Seiring berjalannya acara, akan muncul "pertanyaan-pertanyaan balon" yang makin menghangatkan acara talkshow. Pertanyaan balon adalah pertanyaan yang muncul mendadak atau seketika di benak penyiar karena statemen narasumber. 

Pertanyaan ini seringkali malah justru mampu membawa interview menjadi lebih dalam. Tentu saja untuk membawa talkshow menarik perlu penyiar yang mampu menjadi pendengar aktif, peka terhadap celah statemen dan mampu mengorek informasi.

3. Hindari Yes-No Question!

Dalam sebuah progam talkshow sebaiknya hindari pertanyaan yes/ no questions, yaitu pertanyaan yang hanya memerlukan jawaban "ya" atau "tidak". Sebaiknya usahakan selalu menggunakan kata tanya "mengapa" (why) agar mendapatkan jawaban mendalam.

Gunakan pertanyaan terbuka, seperti bagaimana, dan mengapa. Karena dasar pokok pertanyaan adalah 5W + 1H (what, who, when, where, why dan how). Kemudian kembangkan lebih jauh. 

4. Narasumber Kompeten

Hadirkan narasumber atau tamu kompeten di bidangnya. Narasumber ahli akan menjadi kunci sukses talkshow karena jawabannya akan membuat paham pendengar.

5. Satu pertanyaan

Ajukan SATU pertanyaan saja dalam satu kesempatan bertanya. Jangan ajukan dua-tiga pertanyaan sekaligus. Ini akan membuat narsumber tidak fokus, mungkin tanya balik: "tadi apa pertanyaannya?"

6. Dengarkan!

Ini kelemahan host talkshow atau presenter televisi dalam acara wawancara atau dialog. Host biasanya "malas mendengarkan" sehingga sering memotong penjelasan narasumber, tidak sabar untuk bertanya lagi.

Jadilah pendengar yang baik, agar paham, dan harus mempu menahan diri untuk memotong jawaban dan mengajukan pertanyaan baru. Siapkan catatan jika khawatir lupa apa yang mau ditanyakan di luar daftar pertanyaan.
 
Demikian pengertian talkshow dan tipsnya. (Sumber: Jurnal Ar-Raniry, Digilib EU).

Post a Comment

Previous Post Next Post