Daftar Kata Baku – Tidak Baku Bahasa Indonesia

Daftar Kata Baku – Tidak Baku Bahasa Indonesia
Kata Baku adalah kata standar, pokok, atau utama yang menjadi tolok ukur yang berlaku. Pengertian kata baku ini berdasarkan pengertian baku menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
ba·ku n 1 pokok; utama: beras merupakan bahan makanan -- bagi rakyat Indonesia; 2 tolok ukur yg berlaku untuk kuantitas atau kualitas yg ditetapkan berdasarkan kesepakatan; standar;
Dengan demikian, kata baku adalah kata yang sesuai dengan standar kaidah tata bahasa Indonesia. Kata baku adalah kata yang resmi dalam bahasa Indonesia.

Namun, mungkin karena tidak terbiasa atau tidak tahu, masih banyak penggunaan kata yang tidak baku dan "dibiarkan" oleh lembaga bahasa.

Parahnya lagi, penggunaan kata tidak baku itu kerap muncul di iklan-iklan yang dipublikasikan secara nasional lewat berbagai media, seperti "Jaringan Handal" (seharusnya/yang baku: Jaringan Andal), juga kerap diucapkan oleh penyiar televisi nasional yang tentu saja dianggap benar oleh pemirsanya, seperti kata "resiko" (kata baku: risiko) dan "praktek" (kata baku: praktik).

Berikut ini sejumlah daftar kata baku dan kata tidak baku yang sering "tertukar" dalam saat digunakan dalam komunikasi.

Daftar Kata Baku – Tidak Baku

BAKU – TIDAK BAKU. Yang pertama kata baku, yang kedua kata tidak baku. 

aktif – aktip
aktivitas – aktifitas
apotek – apotik
atlet – atlit
Anda (A, huruf besar) – anda

andal – handal
analisis – analisa
antre – antri
asas – azas

cendekiawan – cendikiawan

diagnosis – diagnosa
detail – detil

embus – hembus
ekstrem – ekstrim
ekstremis – ekstrimis

Februari – Pebruari
frekuensi – frekwensi
fondasi – pondasi;

hierarki – hirarki
hakikat – hakekat
hafal – hapal

ijazah – ijasah
izin – ijin
imbau – himbau
isap, mengisap – hisap, menghisap
istri – isteri
ingar-bingar — hingar-bingar
ibu kota (dipisah) – ibukota

jenazah – jenasah
justru – justeru

Daftar Kata Baku Berikutnya

karier – karir
kategori – katagori
konferensi – konperensi
kompleks – komplek/komplex
kualifikasi – kwalifikasi

kualitatif – kwalitatif
kuantitatif – kwantitatif
kualitas – kwalitas
khotbah – khutbah

masjid – mesjid
merek – merk
meterai – meterei
miliar – milyar
misi – missi

miliar – milyar
mulia – mulya
museum – musium
metode – metoda
mungkir – pungkir

napas – nafas
narasumber – nara sumber
nasihat – nasehat
penasihat – penasehat

november – nopember
nasihat – nasehat

objek – obyek
objektif – obyektif
olahraga (disatukan) – olah raga

orangtua (disatukan, jika yang dimaksud “ayah-ibu”)
orang tua (dipisah, jika yang dimaksud “orang yang sudah/berusia tua”)

optimistis (sifat/sikap) – optimis (orangnya)
pesimistis (sifat/sikap) – pesimis (orangnya)

peduli – perduli
praktik – praktek
provinsi – propinsi
paham – faham

pelepasan – penglepasan
permukiman (tempat mukim/perumahan) – pemukiman (proses memukimkan)

putra – putera
putri – puteri
pikir – fikir

risiko – resiko
sekadar – sekedar (kata dasar: kadar = ukuran)
realitas – realita

respons - respons

silakan – silahkan
sistem – sistim
selebritas – selebriti
subjek – subyek
sepak bola (dipisah) – sepakbola

Sumatra – Sumatera
saraf – syaraf
subjektif – subyektif
surga – sorga, syurga
silaturahmi – silaturahim

tanda tangan (dipisah)- tandatangan
terima kasih (dipisah) – terimakasih

teknik – tehnik
teknologi – tehnologi
terampil – trampil

telanjur – terlanjur
telantar – terlantar
triliun – trilyun

ubah – rubah
mengubah – merubah
utang – hutang

wali kota (dipisah) – walikota
zaman – jaman

Dalam konteks komunikasi jurnalistik, penggunaan kata baku sesuai dengan kaidah bahasa jurnalistik, yaitu hemat kata, karena kata baku umumnya lebih ringkas (hemat kata) ketimbang kata tidak baku, seperti embus - hembus atau utang - hutang.

Kata baku (embus, utang) lebih hemat satu huruf ketimbang kata tidak baku (hembus, hutang).

Jika Anda membutuhkan daftar lengkap kata baku, tentu saja harus membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia yang menjadi sumber utama posting tentang daftar kata baku dan tidak baku ini. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).*

» Thanks for reading: Daftar Kata Baku – Tidak Baku Bahasa Indonesia
Previous
« Prev Post
Komunikasi Praktis Updated at: Monday, September 29, 2014

12 comments:

  1. sederhana yang kadang diremehkan terimakasih. salam kenal

    ReplyDelete
  2. ini kalau boleh tahu referensinya dari mana ya?

    ReplyDelete
  3. Foto dan link jelas menunjukkan sumbernya dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Harap dicermati kalimat terakhir.... "...Jika Anda membutuhkan daftar lengkap kata baku, tentu saja harus membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia yang menjadi sumber utama posting tentang daftar kata baku dan tidak baku ini. "... thx

    ReplyDelete
  4. Terima kasih banyak kak.
    Sangat membantu mengatasi soal soal maut di ulangan

    ReplyDelete
  5. terima kasih, artikelnya sangat membantu saya untuk tugas kuliahku. :)

    ReplyDelete
  6. sangat membantu tugas karilku


    -humam dzaki putra-

    ReplyDelete
  7. yang saya sering temukan dalam beberapa kasus: faham~harusnyakan>paham,seperti yg dijelaskan di atas. ada jg beberapa menggunakan kata fikir, bukan pikir 😁 terima kasih inponya, eeh info hehe

    ReplyDelete

Komentar Spam dan yang menyertakan alamat blog atau link aktif tidak akan muncul.

Subscribe via Email